Home / Berita / PPK  SEMANGAT “NGANGSU KAWRUH” SEPUTAR KAMPANYE

PPK  SEMANGAT “NGANGSU KAWRUH” SEPUTAR KAMPANYE

Peserta Bimtek PPK

Ngawi,  www.kpu-ngawikab.go.id – Belajar tidak mengenal usia dan waktu. Ini menjadi gambaran kegiatan Bimtek bertema kampanye yang dihadiri oleh PPK sekabupaten Ngawi, Jumat Siang (02/03/2018) di Hotel Sukowati.  PPK dari berbagai kecamatan antusias mengikuti kegiatan bimtek, dengan menghadirkan 3 orang personil. Masing-masing adalah Ketua, Divisi Hukum, serta divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat.

Meski acara dilaksanakan mulai jam 13.00 namun tidak mengurangi konsentrasi dan antusiasme. Diantara materi yang diberikan diantaranya tentang alur tahapan kampanye, alat peraga kampanye, jenis dan bentuk kampanye, maupun tema lainnya yang dibahas termasuk jadwal Debat Paslon. Dimana antar pasangan calon dilaksanakan sebanyak 3 (Tiga) kali yaitu pada Selasa (10 April 2018), Selasa (8 Mei 2018) dan Sabtu (23 Juni 2018) dengan disiarkan secara langsung oleh Stasiun Televisi secara Nasional.

Menanggapi kegiatan Bimtek tersebut, Ketua PPK Karangjati mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat  berguna. “ Sangat penting dan bermanfaat mas. Kegiatan ini Menjadikan PPK semakin mantap dan yakin dalam menindaklanjuti tahapan Pilgub Jatim 2018.  Utamanya aturan tentang kewajiban PPK pada tahapan kampanye.  Seperti prinsip Jadwal kampanye, titik/lokasi pemasangan APK, peran PPK/PPS  dibandingkan dengan PANWASLIH/PPL dalam pemasangan APK/APS  dan hal lainnya.”  demikian disampaikan Pak Win yang sehari-hari juga seorang pendidik tersebut.

Ketua PPK Widodaren bersama rekan, saat mengikuti Bimtek

Ketua PPK Widodaren, yang akrab dipanggil Mas Munir mengatakan bahwa kegiatan bimtek seputar kampanye tersebut cukup penting. “Bagus materi bimteknya. Poin penting terkait lokasi pemasangan APK APS.”  Ditambahkannya diantara materi  yang  menurutnya perlu perhatian adalah  perbedaan APK dan APS.

Sementara itu, Eko Pujianto Ketua PPK Kwadungan mengungkapkan bahwa pihaknya nanti akan meneruskan informasi yang telah didapatkan dari Bimtek. Ini mengingat pemahaman yang sama harus didapat juga oleh personil PPK,  sekretariat termasuk PPS diwilayahnya.  Ada hal menarik yang perlu dipahami bersama, diantaranya bahwa APK tidak boleh di tempatkan di halaman pribadi. Kalaupun terpaksa ditempatkan di halaman pribadi bisa, namun tidak boleh menghadap jalan raya alias dihadapkan kerumah.  Dari hal ini Eko menyimpulkan bahwa simpatisan maupun tim sukses, tidak boleh memasang peraga kampanye atau baliho dengan se enaknya. Harus mentaati regulasi yang ada. (bim)

Check Also

KERJA MARATHON BARENG KPU NGAWI, INI KOMENTAR OPERATOR SITUNG

Ngawi, www.kpu-ngawikab.go.id, Jumat (10/5/2019) – Keberadaan Aplikasi SITUNG (Sistem Informasi Penghitungan Suara) pada pemilu 2019, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *