Home / Berita PPK / PPK PITU : KINERJA DAN INTEGRITAS MENJADI BAHAN EVALUASI PPS PEMILU 2019

PPK PITU : KINERJA DAN INTEGRITAS MENJADI BAHAN EVALUASI PPS PEMILU 2019

PPK Pitu bersama Komisioner KPUNgawi, Eni Nurjanah

Pitu, www.kpu–ngawikab.go.id- Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilu 2019, badan penyelenggara pemilu di tingkat Kecamatan dan desa mulai dibentuk. Termasuk PPK dan PPS di wilayah Kecamatan Pitu. Untuk PPS,  pembentukannya dimulai dengan sosialisasi terhadap segenap anggota PPS beserta sekretarisnya.

Pada Sabtu (17/02/2018) bertempat di aula PPK kecamatan Pitu mengadakan sosialisasi terkait hal tersebut. Acara juga dihadiri oleh Komisioner KPU Kabupaten Ngawi, Eni Nurjanah. Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB tersebut, sebagai sosialisasi dan media evaluasi pembentukan PPS Pemilu tahun 2019. Hal ini menindaklanjuti PKPU Nomor 3 tahun 2018 tentang Pembentukan dan Tata Kerja panitia Penyelengara Pemilu, PKPU  Nomor 5 Tahun 2018 Tentang  tahapan, program dan jadwal pemilu. Payung hukum hal tersebut termasum Keputusan KPU RI No 31 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Pemilu 2019.

Eni Nurjanah, Komisioner KPU Kabupaten Ngawi dalam sambutannya mengatakan bahwa tahapan pemilu 2019 sudah dimulai. Maka perlu segera dibentuk PPS. “Acara ini merupakan amanah dari KPU RI, agar segera dibentuk PPS Pileg/Pilpres 2019. Adapun langkahnya adalah dengan evaluasi terhadap kinerja PPS Pilgub 2018 ini. Anggota PPS yang kinerjanya baik akan diangkat kembali untuk Pemilu 2019,” ujarnya.

PPS diwilayah Pitu simak sosialisasi songsong Pemilu 2019

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi oleh Furi Dwi Astuti, Divisi SDM dan Partisipasi masyarakat PPK Kecamatan Pitu.  Dalam paparannya, Furi mengatakan bahwa teknik penilaian dan evaluasi anggota PPS dilakukan dengan cara saling menilai. Dimana PPS yang hadir menilai rekannya, dan disaat yang sama juga dinilai oleh sesama rekan. Selain itu, PPK dan sekretaris PPK juga akan memberikan penilaian terhadap PPS pada form yang telah diberikan.

Menurut Furi penilaian yang diberikan diukur mendasar ke subtansi pekerjaan diantaranya kinerja dan integritas termasuk kerjasama dan independensi. Selain itu, Furi menambahkan bahwa ada beberapa ketentuan lainnya yang kemudian dijadikan acuan untuk pembentukan PPS baik terkait periodesasi maupun  syarat lain yang harus terpenuhi. Acara dilanjutkan dengan evaluasi hingga selesai pada pukul 15.00 Wib. Seperti diketahui sebelumnya, KPU Kabupaten Ngawi juga mengadakan acara serupa dengan mengundang PPK dan Sekretaris PPK di Hotel Sukowati Ngawi.  (fur)

Check Also

GERILYA SOSIALISASI DI KELOMPOK IBU-IBU SPP UPK DAPM KEDUNGGALAR

Kedunggalar, www.kpu-ngawikab.go.id  – Gegap gempita Pilgub Jatim 2018 sudah sangat terasa gaungnya di masyarakat. Ditambah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *