Home / Berita PPK / PPK PANGKUR BERTEKAD MINIMALISIR SIKAP APATIS WARGA TERHADAP PEMILIHAN

PPK PANGKUR BERTEKAD MINIMALISIR SIKAP APATIS WARGA TERHADAP PEMILIHAN

Pangkur, www.kpu-ngawikab.go.id – Pada pemilihan sekarang, PPDP tak hanya bertugas mendata pemilih. Namun juga memiliki tugas untuk menyampaikan informasi atau sosialisasi terhadap keluarga yang dikunjungi. Namun ada kalanya petugas PPDP juga menemui anggota keluarga yang apatis atau avuh terhadap Pemilihan.

Ini seperti tampak dalam perjalanan coklit di wilayah Pangkur. Disela – sela mencoklit penulis menyimak dialog petugas dengan warga, sebut saja mbah Darkun. (bukan nama sebenarnya).  Saat mendata keluarga di wilayahnya, petugas PPDP memberitahukan akan diadakannya Pilgub, dengan bahasa Jawa. “Menika kula bade daftar penjenengan minangka pemilih wonten Pilgub Juni mangke. Dados Ngaturi pirsa,  mbenjing tanggal 27  Juni 2018 ajeng wonten pilihan Gubernur lan wakilipun”   Menanggapi hal ini, Mbah Darkun malah ganti bertanya,  “Milih Gubernur? La enek duwite pora mas ?”  “Mboten wonten mbah. Wong kula saking petugas, sanes saking pihak calon. Lan bab amplop utawi arto kan malah dipun larang Mbah.. kita tidak boleh menerima apapun dari calon.” demikian jelas PPS yang mendampingi Petugas PPDP.

Di lain hari, petugas mendata seorang pemuda disuatu rumah. “halah mas, paling ya pada wae mengko” tetep ana korupsi. Menanggapi hal demikian PPS yang mendampingi PPDP menjelaskan, bahwa memilih adalah hak warga yang telah memenuhi syarat. Jadi petugas hingga KPU hanya memberi kesempatan untuk warga agar bisa ikut terdata dan memilih.

Dari sebagian fenomena tersebut menunjukkan adanya sebagian masyarakat yang apatis terhadap pemilihan atau hajat demokrasi untuk memilih pemimpin. Namun, sebagai petugas termasuk segenap jajaran PPK Pangkur akan intens memberi pemahaman, agar warga terbuka untuk didata.

Menurut Ketua PPK Pangkur,  Nursamhadi, memberi pemahaman sesuai bahasa sehari-hari adalah hal penting. Maka perlu disampaikan yang demikian, agar coklit di lapangan juga berjalan. Dan memaksimalkan nama warga agar terdata valid sebagai pemilih.  Dia menambahkan, bahwa penyelenggara harus sabar menghadapi fenomena dilapangan. Apalagi masyarakat semakin hari semakin kritis dan cerdas. Akhirnya ketua PPK Pangkur menyampaaikan harapan, untuk bersama membangun sinergitas untuk terciptanya “Rakyat Berdaulat Negara Kuat”,  melalui menggunakan hak pilih dalam pemilihan, termasuk PILGUB Jatim 2018. (PPK Pangkur).

Check Also

GERILYA SOSIALISASI DI KELOMPOK IBU-IBU SPP UPK DAPM KEDUNGGALAR

Kedunggalar, www.kpu-ngawikab.go.id  – Gegap gempita Pilgub Jatim 2018 sudah sangat terasa gaungnya di masyarakat. Ditambah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *