Home / Berita PPK / PPK BRINGIN LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN EVALUASI PPS YANG DIHADIRI KETUA KPU NGAWI

PPK BRINGIN LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN EVALUASI PPS YANG DIHADIRI KETUA KPU NGAWI

Evaluasi PPS yang dilaksanakan PPK Bringin

Bringin, www.kpu–ngawikab.go.id- Pemilihan Umum merupakan wujud pelaksanaan demokrasi yang membutuhkan energi besar dengan waktu yang mungkin bisa dikatakan terbatas karena berbagai tahapan panjang dan jadwal yang padat. Tentu saja ini membutuhkan penyelenggara yang punya kemampuan cukup baik, berkualitas, berintegritas dan penuh dedikasi. Proses seleksi PPS yang dulu pernah dilaksanakan oleh KPU sudah sesuai mekanisme dan menghasilkan penyelenggara pemilu yang cukup bisa diandalkan untuk melaksanakan semua tahapan dari awal hingga selesai.

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum yang sudah di depan mata, PPK Bringin melakukan sosialisasi dan evaluasi pembentukan PPS untuk penyelenggaraan Pemilu 2019. Evaluasi terhadap PPS ini mengacu pada PKPU Nomor 3 Tahun 2018 dengan tujuan untuk memberikan penilaian terhadap kinerja PPS selama ini agar kedepan bisa lebih kompak dan menjadi tim kerja yang solid. Kekompokan kerja tim ini mutlak diperlukan agar pelaksanaan Pemilu bisa lancar dan sukses.

Bertempat di Gedung Pertemuan UPK Kecamatan Bringin, 30 orang PPS dan 10 orang sekretaris PPS dikumpulkan pada hari Sabtu (17/02/2018) mulai jam 14.00 hingga selesai sekira jam 16.30 WIB. Hadir pula Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni memberikan sambutan dan pengarahan kepada semua peserta.

“Menjadi penyelenggara pemilu harus menjaga netralitas dan punya integritas agar kita bisa melaksanakan semua tahapan Pemilu dengan aman. Selain itu juga harus bisa menjadi tim kerja yang kompak dalam melaksanakan tugas-tugas walaupun menguras energi dan waktu bahkan harus lembur setiap malam. Dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2019, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dilaksanakan bersamaan dalam 1 hari, jadi kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, detail dan terencana dengan matang” ungkap Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan bahwa sesuai UU No 7 Tahun 2017 nanti jumlah personil PPK akan berkurang menjadi 3 orang, walaupun pekerjaan tambah berat namun semua PPK dan PPS harus bekerja lebih ekstra lagi.

Selanjutnya, Parno Alfanil Arifin komisioner PPK Bringin divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat memandu kegiatan sosialisasi dan evaluasi pembentukan PPS mengacu pada mekanisme, form penilaian serta kuesioner yang telah dibagikan kepada PPS. Ada 3 aspek penilaian mencakup integritas, kerjasama dan independensi yang dijadikan indikator untuk mengukur kinerja PPS. Setelah semua PPS dan sekretaris PPS menerima sosialisasi, selanjutnya mereka mengerjakan penilaian terhadap sesama mitra kerjanya, berkas dikumpulkan dan akan direkap oleh PPK Bringin. Hasil rekap penilaian ini akan dijadikan dasar untuk menyusun rekomendasi terhadap PPS apakah mereka masih layak untuk menjadi penyelenggara pemilu atau tidak.

Acara berjalan lancar hingga usai, dan sebelum penutupan Ketua PPK Bringin Imam Munasir menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019 berjalan beriringan membutuhkan perhatian dan kerja keras dari semua pihak agar bisa terlaksana dengan lancar dan sukses demi tegaknya demokrasi di Indonesia. (fanil)

Check Also

GERILYA SOSIALISASI DI KELOMPOK IBU-IBU SPP UPK DAPM KEDUNGGALAR

Kedunggalar, www.kpu-ngawikab.go.id  – Gegap gempita Pilgub Jatim 2018 sudah sangat terasa gaungnya di masyarakat. Ditambah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *