Home / Berita / MEDIASI DAN SENGKETA DALAM PEMILU HARUS DISIKAPI BIJAKSANA

MEDIASI DAN SENGKETA DALAM PEMILU HARUS DISIKAPI BIJAKSANA

Ngawi, www.kpu-ngawikab.go.id – Dalam perjalanan tahapan pemilu maka memiliki banyak  hal teknis, baik dalam proses pendaftaran peserta, proses pemungutan suara, rekapitulasi, hingga penetapan hasil pemilu. Diantara tahapan yang berangkaian tersebut, dimungkinkan terjadinya sengketa antara pihak yang berkepentingan, utamanya penyelenggara dengan peserta pemilu.

Seperti dalam masa pendaftaran bakal caleg DPRD di Kabupaten Ngawi pada penyelenggaraan Pemilu 2019 ini. Pasca tahapan penetapan sementara calon anggota DPRD, terdapat masa untuk masyarakat memberikan tanggapan atas pengumuman bakal calon sementara. Dalam rentang masa ini, terdapat dua partai yang mengajukan mediasi, diantaranya adalah Partai Berkarya dan Partai Bulan Bintang atau PBB. Mediasi difasilitasi oleh Bawaslu Kabupaten Ngawi.

Menanggapi hal ini, sebagai penyelenggara, KPU Kabupaten Ngawi senantiasa hadir dan siap dalam mediasi. Ini untuk menjalin komunikasi dengan pihak Partai. Prima Aequina anggota KPU Kabupaten Ngawi menyampaikan, bahwa bagi penyelenggara mediasi dan sengketa adalah hal yang biasa. Berangkat dengan keyakinan bahwa apa yang dilakukan sudah sesuai peraturan yang ada, maka  sebagai penyelenggara tetap tenang, dan menanggapi dengan baik. Dengan demikian diharapkan semua dapat berjalan dengan baik dan lancar. (tekmas)

Check Also

MAKSIMALKAN PARTISIPASI PEMILIH, KPU RI GELAR KONSOLIDASI REGIONAL DI TIGA KOTA

Denpasar www.kpu-ngawikab.go.id,  Kamis (13/09/2018) – KPU RI September ini melaksanakan Konsolidasi Regional Program Peningkatan Partisipasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *