Home / KPU KABUPATEN NGAWI PASTIKAN TIDAK ADA KECURANGAN DALAM PEMILU 2019

KPU KABUPATEN NGAWI PASTIKAN TIDAK ADA KECURANGAN DALAM PEMILU 2019

Ngawi, www.kpu-ngawikab.go.id – Perjalanan  panjang tahapan Pemilu serentak 2019 di Kabupaten Ngawi, sampai pada rekapitulasi penghitungan perolehan suara.  Kegiatan Rekapitulasi sendiri, digelar marathon dari Minggu sampai Selasa (tanggal 28 sampai dengan 30 April 2019), dari pagi hingga tengah malam.

Suasana Rekapitulasi

Syamsul Wathoni menegaskan bahwa Pemilu 2019  di kabupaten Ngawi terlaksana dengan baik dan lancar tanpa ada kecurangan. “Kami pastikan, tidak ada kecurangan pemilu, di Kabupaten Ngawi. Adapun terkait penghitungan ulang yang dilaksanakan di beberapa kecamatan, adalah  bagian dari upaya memastikan validnya data perolehan suara  disetiap TPS. Dimana ini merupakan tindak lanjut  dari adanya  kesalahan rekapitulasi perolehan suara di beberapa TPS. Ini  hanya karena faktor kelelahan petugas, bukan kesengajaan.” jelas Pak Toni Selasa Malam, usai serah terima Salinan berita acara rekapitulasi.

KPU Kabupaten Ngawi  Syamsul Wathoni menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Kabupaten Ngawi,  para pemilih, peserta Pemilu yang telah berpartisipasi dalam Pemilu 2019.   Dari  713.649 pemilih yang terdaftar pada Pemilu 2019 di Kabupaten Ngawi, diketahui masyarakat yang menggunakan hak pilih sejumlah  562.881 atau lebih dari 78 %

Penyerahan Berita Acara kepada Bawaslu Ngawi

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada aparat dari POLRI dan TNI yang mendukung keamanan kegiatan. Seperti diketahui baik POLRI dan TNI telah Bersama mendukung keamanan dari menjelang pemungutan suara, perhitungan di TPS, rekapitulasi di Kecamatan, hingga pengamanan distribusi Logistik dari berangkat, hingga kembali ke KPU Kabupaten Ngawi.

Penyerrahan Berita Acara kepada Peserta Pemilu

Sementara itu, kepada penyelenggara hingga KPPS, pihaknya menyampaikan apresiasi atas totalitas kinerja. Bahkan sampai jatuh kurban meninggal dunia serta sakit. Pak Toni mengungkapkan duka cita dan keprihatinannya, dan berharap dimasa mendatang ada solusi agar hal demikian tidak terulang lagi. (red)