Home / PPK Bringin / Cegah money politic, PPK Bringin gelar raker dengan para stakeholder

Cegah money politic, PPK Bringin gelar raker dengan para stakeholder

“NUANSA LAIN” PPK Bringin melaksanakan Rapat di Waduk Pondok

Waduk Pondok, www.kpu-ngawikab.go.id– Musim kampanye dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 sudah mulai sejak pertengahan Februari 2018 yang lalu. Masing-masing pasangan calon tampaknya sudah mulai melakukan berbagai kunjungan safari politik di berbagai daerah. Selain kunjungan atau biasa dikenal dengan bahasa blusukan, untuk memperkenalkan pasangan calon dan juga sebagai salah satu media untuk sosialisasi kepada masyarakat, juga sudah mulai tampak berbagai macam alat peraga sosialisasi dan alat peraga kampanye yang sudah mulai terpasang di berbagai titik lokasi strategis.

Semaraknya masa kampanye ini tentu saja akan semakin membuka peluang gesekan politis di tataran akar rumput seperti di desa-desa dan wilayah pelosok lainnya. Dan ini menuntut kerja keras pengawasan dan pengawalan tahapan masa kampanye secara koordinatif dan melibatkan semua pihak tanpa terkecuali. Apalagi sudah menjadi rahasia umum, bahwa masing-masing pasangan calon mempunyai basis dukungan dengan kultur sosial yang sama di kalangan masyarakat.

Untuk mencegah berbagai macam gesekan politik, money politic dan berbagai tindak pidana pemilu lainnya, PPK Bringin sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan menggelar pertemuan yang membahas isu-isu strategis yang dihadiri 20 orang dari para pemangku kepentingan seperti polsek, koramil, camat, panwascam, tim kampanye pasangan calon, Ketua KPU Kabupaten Ngawi, tokoh masyarakat dan pemuka agama.

Bertempat di Warung Apung Waduk Pondok, Selasa (13/03/2018) rapat dengan pemangku kepentingan tersebut berjalan dengan lancar selama 2 jam sejak dimulai sekira jam 15.00 WIB dengan nuansa diskusi dan ngobrol gayeng bersama. Banyak hal yang dibahas dan disepakati dalam pertemuan itu, seperti komitmen bersama untuk menolak semua bentuk money politic, mendukung kampanye damai dan tertib, pengawasan bersama terhadap berbagai tindak pidana pemilu serta membahas tempat-tempat pemasangan alat peraga dan alat peraga sosialisasi yang akan dipasang di setiap desa.

“semua penyelenggara pemilu wajib netral. Mari kita jaga integritas dan kode etik penyelenggara pemilu ini agar proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 ini bisa berjalan aman lancar dan tidak menciderai nilai-nilai demokrasi”, pesan Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Wathoni saat memberikan pengarahan dalam rapat tersebut.

Senada dengan Syamsul Wathoni, Camat Bringin Supriyadi juga menegaskan bahwa sudah tidak jamannya sekarang proses pemilihan itu dikotori dengan praktik-praktik kotor yang justru akan semakin memperburuk citra pemimpin yang akan dipilih nanti.

“marilah kita mendukung Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 ini dengan sebaik-baiknya. Ajak semua warga sekitar kita untuk hadir di TPS dan mencoblos pilihan sesuai hati  nurani kita masing-masing. Mari kita majukan bangsa ini dengan nilai-nilai demokrasi yang jujur dan bermartabat”, pungkas Supriyadi dalam sambutannya. (fan ppk)

Check Also

PEMETAAN WILAYAH KUNCI SUKSESNYA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR TAHUN 2019

Kenongorejo, 25 Mei 2018 Desa kenongorejo adalah desa Terisolir, yaitu berada diperbatasan antara Kabupaten Ngawi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *